English alias Bahasa Inggris, bagi orang umum di Indonesia English susah untuk dipelajari. Pada males buat belajar Bahasa Inggris padahal di zaman sekarang bahasa Inggris perlu bahkan SANGAT PERLU di pelajari. Mampu berkomunikasi dalam English menjadi poin penting dalam melamar pekerjaan, bagi yang sedang mencari kerja,keahlian berbahasa Inggris sangat dibutuhkan dan diperhitungkan di dalam sebuah perusahaan. Di Indonesia, pelajaran bahasa Inggris sudah dimulai diajarkan sejak Taman Kanak - Kanak,mereka belajar kosa kata dasar,mulai dari macam - macam warna,sanak keluarga,buah - buahan dan lain - lain. Dan biasanya anak - anak kecil tersebut mudah hapal jika guru mereka selalu meriview apa saja kosa kata yang telah dipelajari dan meminta mereka untuk menghapalnya di rumah. Kebanyakan anak Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas belajar bahasa Inggris hanya disekolah,itupun mereka belajar hanya berdasarkan materi yang ada di buku paket atau LKS dan yang lebih membosankan lagi mereka selalu di ajarkan Grammar,tapi sebagian kecil belajar English dengan ikut kursus dan menggunakan media musik dan film - film berbahasa Inggris.
Kembali ke topik semula, " Pemerintah seharusnya tahu bagaimana mengimprove kemampuan English para rakyatnya ", disini tidak hanya guru yang berperan di sini, tapi pendukung yang lain juga ikut berpartisipasi. Pemerintah seharusnya bisa memanfaatkan televisi sebagai media belajar bahasa Inggris, misalnya, sebuah sinetron atau film kartun atau apa saja menambahkan text bahasa Inggris sebagai bahasa pendukung. Cara ini memungkinkan masyarakat untuk turut langsung dalam belajar bahasa Inggris. Karena di jaman sekarang banyak sekali sinetron dan film - film remaja. Jadi ada celah kecil untuk memasukan English di antara film - film tersebut, selain menonton film mereka juga bisa belajar. Coba anda perhatikan hanya sedikit sekali stasiun televisi yang menayangkan suatu program yang mempunyai cara seperti itu. Coba anda baca artikel ini belajar bahasa Inggris, di situ jelas sekali pengalaman seseorang dalam belajar bahasa Inggris. Belajar bahasa Inggris lebih effektif jika tidak hanya belajar dengan metode " mati " alias metode grammar translation. Metode ini hanya fokus pada satu aspek yaitu murid tahu susunan kata di dalam sebuah kalimat. Lebih effektif jika pengajaran bahasa Inggris dengan menggunakan metode pendekatan komunikatif, yang memofokuskan pada banyak aspek, seperti murid tidak hanya tahu susunan kata, tapi juga mengetahui penggunaan tenses secara langsung sehingga menunjang skill pembelajar untuk berkomnikasi secara tepat dan lancar, jadi selain aspek grammar yang di cakup,aspek lain pun dapat dicakup seperti, discourse strategi dan kompetensi sosiokultural, yaitu dengan cara menggunakan bahasa yang memang digunakan sehari - hari.
Sebuah saran dari saya untuk pemerintah yaitu, bagaimana jika perfilman atau iklan pun menggunakan text bahasa Inggris dan tidak hanya itu pamplet, spanduk pun bisa sebagai media pembelajaran, sehingga anak sekolah, mahasiswa dan khalayak umum dapat belajar bahasa Inggris. Jadi selain belajar disekolah mereka juga dapat belajar diluar sekolah dengan cara seperti itu.
Terima kasih....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar